LUMAJANG, R-SEMERU.COM | Empat unit truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sunga Koboan, Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Anggota Polsek Candipuro yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses evakuasi kendaraan beserta pengemudinya. Beruntung, seluruh pengemudi berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kapolsek Candipuro Iptu Giosian Yohanes Sinaga mengatakan, penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan jiwa serta mengantisipasi potensi banjir susulan di kawasan pertambangan tersebut.
Petugas terlebih dahulu mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mensterilkan area sekitar dari warga maupun pengunjung yang menonton proses evakuasi.
“Keselamatan pengemudi dan warga menjadi prioritas. Kami juga mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan agar tidak menimbulkan korban,” ujar Iptu Giosian Yohanes Sinaga.
Dalam proses penanganan, Polsek Candipuro berkoordinasi dengan pengelola tambang CV Manfaat Manunggal Nusantara untuk menyiapkan alat berat berupa excavator guna memperbaiki akses jalan dan menarik truk yang terjebak arus.
Proses penarikan dan evakuasi kendaraan berhasil dilakukan sekitar pukul 11.20 WIB. Petugas menggunakan empat unit excavator setelah debit air mulai menyusut. Seluruh truk kemudian berhasil dipindahkan ke daratan yang lebih aman. Setelah proses evakuasi selesai, situasi di lokasi kejadian dilaporkan kondusif.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga mengumpulkan bahan keterangan, mendata identitas para pengemudi dan saksi di lokasi, serta melakukan inventarisasi terhadap kerugian materiil.
Pengelola Tambang Diminta Waspada
Kapolsek Candipuro mengimbau para penambang, pengemudi truk, dan pengelola tambang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama ketika terjadi hujan deras yang berpotensi meningkatkan debit air di wilayah hulu.
Ia menegaskan, aktivitas pertambangan harus dihentikan apabila debit air mulai meningkat dan kondisi di sekitar aliran sungai dinilai membahayakan keselamatan pekerja maupun pengemudi.
Polsek Candipuro juga akan meningkatkan patroli dialogis di sepanjang jalur aliran sungai dan kawasan pertambangan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Masyarakat dan para pekerja tambang diminta tidak memaksakan aktivitas ketika kondisi alam berisiko. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan petugas menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya korban jiwa akibat arus air yang tiba-tiba deras.
Pewarta: Tahor

