LUMAJANG, R-SEMERU.COM | Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menampilkan wajah humanis Korps Lalu Lintas Polri. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang tidak hanya fokus pada penindakan pelanggaran, namun mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, dan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Dalam operasi yang digelar serentak di Jawa Timur tersebut, personel Satlantas Lumajang intens melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas, pengawalan ambulans milik warga secara gratis, hingga patroli khusus untuk memetakan jalan rusak yang berpotensi menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang, Ipda Aulia Dheta Astarika, mengatakan, pengawalan ambulans gratis dilakukan untuk memastikan pasien dapat tiba di rumah sakit dengan cepat dan aman di tengah kepadatan arus.
“Untuk kegiatan di Operasi Patuh Semeru 2026 ini, kami dari Satlantas Polres Lumajang melaksanakan sosialisasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas, kemudian kami juga melaksanakan pengawalan ambulans masyarakat secara gratis, agar pasien bisa cepat sampai ke rumah sakit,” ujar Ipda Aulia, Kamis (31/10/2026).
Selain itu, lanjut Ipda Aulia, pihaknya menyisir sejumlah ruas jalan untuk mendata kerusakan jalan yang rawan menimbulkan kecelakaan. Titik-titik tersebut kemudian diberi tanda peringatan sementara dan dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk segera diperbaiki.
“Kami melaksanakan patroli untuk mendata dan menemukan jalan rusak yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Nanti kami beri tanda dan kami koordinasikan dengan dinas terkait. Kami juga melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan dan pengaturan arus lalu lintas,” imbuhnya.
Ia menegaskan, Operasi Patuh Semeru 2026 bukan semata operasi penegakan hukum, melainkan momentum membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan bersama.
“Kami berharap masyarakat Lumajang selalu tertib berlalu lintas, lengkapi surat kendaraan, gunakan helm SNI, patuhi rambu-rambu. Utamakan keselamatan sebagai kebutuhan,” pungkasnya.
Reporter: Yanuar

