LUMAJANG, R_SEMERU.COM | Polsek Tekung, Polres Lumajang, melaksanakan pengamanan kegiatan pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringatan 1.000 hari wafatnya almarhum Yusuf, di Dusun Tegalsari, Desa Mangunsari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman rumah keluarga almarhum Yusuf, RT 10 RW 05, Dusun Tegalsari. Pengajian dihadiri unsur Muspika Kecamatan Tekung, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.
Kapolsek Tekung, AKP H. Samsul Hadi, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak jamaah.
“Pengamanan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti pengajian, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif,” ujar AKP Samsul Hadi.
Pengajian akbar tersebut diisi dengan pembacaan selawat, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan ketua panitia, selawat Mahalul Qiyam, ceramah agama, serta doa bersama.
Dalam ceramahnya, KH Musleh Hanan, http://S.Ag., dari Pamekasan, Madura, mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya fakir miskin dan anak yatim.
Selain itu, jamaah diajak memakmurkan masjid dengan meningkatkan ibadah berjamaah, mempererat tali silaturahmi, serta menghormati guru-guru yang telah memberikan ilmu dan membimbing umat untuk membedakan perkara yang hak dan batil.
Dalam kesempatan tersebut, doa juga dipanjatkan untuk almarhum Yusuf agar mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Pengamanan kegiatan melibatkan personel Polsek Tekung bersama unsur terkait, termasuk personel Koramil Tekung, 15 anggota Linmas Desa Mangunsari, 15 anggota Satkamling Desa (SKD) Mangunsari, serta 15 personel Banser.
Petugas juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk pencurian kendaraan bermotor milik jamaah yang menghadiri kegiatan tersebut.
Kapolsek Tekung menegaskan, sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan unsur pengamanan masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Dengan koordinasi dan pengamanan bersama, masyarakat diharapkan dapat mengikuti kegiatan keagamaan dengan khusyuk tanpa mengabaikan keamanan lingkungan maupun kendaraan yang diparkir.
Reporter: Yanuar

