LUMAJANG, R-SEMERU.COM | Suasana ceria dan penuh keakraban menyelimuti Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lumajang, Jawa Timur. Puluhan murid PAUD/TK Al Kautsar Banjarwaru mengunjungi Mapolres Lumajang dalam rangka edukasi untuk mengenal tugas kepolisian sekaligus menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Dengan didampingi guru dan orang tua, anak-anak mengikuti kegiatan edukasi yang dipandu anggota Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas dan Satbinmas Polres Lumajang.
Kedatangan mereka disambut dengan suasana ramah dan penuh keceriaan. Para murid tampak sangat antusias saat menerima penjelasan dari anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Aiptu Rima Mayangga Rivasari.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memperkenalkan berbagai rambu lalu lintas beserta maknanya secara interaktif. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai tata cara berlalu lintas yang aman, termasuk pentingnya menggunakan helm dengan benar saat berkendara sepeda motor.
Materi disampaikan melalui pendekatan humanis dan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak-anak. Petugas juga mengajak peserta berinteraksi dengan gerakan-gerakan menyenangkan, sehingga suasana pembelajaran berlangsung ceria dan tidak membosankan.
Selain edukasi kepada murid, petugas juga membagikan brosur imbauan tertib berlalu lintas kepada kepala sekolah dan para guru. Langkah ini diharapkan dapat memperluas penyampaian pesan keselamatan berkendara di lingkungan pendidikan maupun keluarga.
Pernyataan Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno, S.H.:
“Dengan pendekatan humanis, kami memberikan edukasi tentang tata tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak dini. Mulai dari tata cara penggunaan helm yang baik dan benar hingga mengenalkan rambu-rambu lalu lintas melalui gerakan yang mudah dipahami. Pengenalan sejak dini ini penting untuk membangun kebiasaan disiplin dan kesadaran keselamatan di jalan raya,” kata AKP Bayu.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan anak-anak.
“Kami ingin anak-anak mengenal bahwa polisi adalah sahabat mereka. Polisi bukan sosok yang harus ditakuti, tetapi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap edukasi keselamatan berlalu lintas ini dapat tertanam sejak kecil dan menjadi bekal berharga bagi anak-anak ketika tumbuh dewasa.
Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, Satlantas Polres Lumajang berupaya membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan meminimalkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lumajang.
Reporter: alief

